Statement TGB Gemparkan Perpolitikan Seantero Nusantara

Akhir-akhir ini sedang terjadi kehebohan di kancah perpolitikan nusantara terkait dengan pernyataan TGB di salah satu TV swasta.

TGB adalah sosok figur ulama yang sangat dikagumi oleh warga Nusa Tenggara Barat bahkan masayarakat dari berbagai penjuru Indonesia, hal ini dapat dilihat dari antusias para jamaah saat beliau beberapa kali melakukan safari dakwah ke berbagai propinsi Indonesia mulai dari paling barat (aceh) sampai paling timur (Jayapura/ Papua).
jokowi tgb

Kiprah Sosok TGB dikalangan Ulama
TGB juga sosok ulama kharismatik yang dekat dengan para tokoh muslim dan da`i nusantara seperti Ustadz Abdul Somad, dimana mereka berdua adalah salah satu alumni perguruan tinggi ternama di timur tengah yaitu Al-Azhar Kairo.
tgb abdul somad

Selain itu juga, TGB sering berdampingan dengan para da`i kondang lainnya seperti Syech Ali Jaber, Ustadz AA Gym, Ustadz Yusuf Mansur, Ustadz Arifin Ilham dan yang lainnya.

Dan saat ini TGB menjabat sebagai ketua Alumni Al-Azhar Indonesia menggantikan kepemimpinan sebelumnya yaitu Quraish Shihab.

Tokoh muslim nusantara lainnya juga dekat dengan beliau adalah Kyai Said Agil Siroj yang merupakan ketua umum salah satu ormas terbesar di Indonesia yaitu Nahdlatul Ulama (NU).

Beliau juga dekat dengan tokoh-tokoh Persaudaraan Alumni 212 yaitu: Ustadz Bachtiar Nasir, Ustadz Zaitun Rasnim dan para tokoh yang lainnya.

Sebagai figur ulama yang terjun dalam kancah politik menjadikan TGB sebagai sosok baru yang berhasil menggabungkan ketokohan islam dan politik. TGB menganggap politik adalah media dakwah yang strategis untuk mensyiarkan kebaikan kepada sesama.

Statemen TGB Dukung Jokowi 2 Periode
Dalam kunjungannya ke beberapa TV swasta dalam rangka silaturahmi dan menyampaikan potensi wisata NTB, dalam sela-sela dialog kepada tim yang terkait dengan hal itu, TGB mendapat pertanyaan tentang sikap politiknya terhadap presiden Jokowidodo yang akan maju kembali dalam pilpres 2019 nanti.
statement tgb

Dalam statemen singkat beliau menyatakan dukungan terhadap Jokowidodo dengan kalimat yang multi tafsir bagi kebanyakan orang.

TGB mengungkapkan bahwa keputusan yang diambil untuk mendukung pemerintahan Jokowi untuk menuntaskan apa-apa yang sudah mulai dibangun sangat fair memberikan kesempatan melanjutkan pemerintahannya selama 2 periode dengan alasan demi kemaslahatan bangsa, keummatan dan akal sehat.

Mengenai pernyataan tersebut banyak tafsir yang bermunculan dari para nettizen dan relawan TGB yang disebut dengan Barisan Relawan Tuan Guru Bajang atau disingkat dengan Baret.

Sebagian mengatakan itu adalah sebatas statemen bijak dari seorang ulama sekaligus Gubernur atau pemimpian permerintahan dimana masih dalam satu garis komando dari Presiden, jadi tidak mungkinlah sosok seperti TGB menunjukkan sikap yang tidak etis selaku bawahan. Namun dilain pihak banyak juga yang mengatakan statemen TGB tersebut merupakan sikap politik yang gamblang untuk mendukung pencalonan kembali Jokowidodo.

Sikap PA 212 Tentang Pencapresan TGB
habib novel

capres pa 212Mengingat beberapa pekan lalu Persaudaraan Alumni 212 menjaring bakal calon presiden dan bakal wakil presiden untuk ikut berkompetisi pada pilpres 2019 mendatang, nama TGB ikut terjaring dalam daftar tersebut dengan posisi sebagai bakal calon presiden beserta beberapa nama yang termuat didalamnya dan ditetapkan oleh PA 212 dengan tujuan untuk diusulkan kepada partai politik dengan harapan kolaborasi antara PA 212 dan Parpol, beberapa parpol tersebut adalah Gerindra, PKS, PAN, PKB dan PBB. Namun dengan statemen dan sikap TGB yang dilontarkan di beberapa TV swasta tersebut membuat PA 212 mengambil tindakan untuk mencoret nama TGB dari daftar yang mereka sepakati.

Sikap para Partai Pilitik terhadap TGB
Mendengar pernyataan TGB yang berkaitan dengan dukungannya terhadap Presiden Jokowi 2 periode membuat salah satu petinggi partai demokrat angkat bicara.
tgb ahy

Menurutnya pernyataan TGB tersebut adalah sikap pribadi tidak mewakili sikap partai Demokrat ungkap Agus Hermanto selaku dewan Pembina Partai Demokrat. TGB juga merupakan salah satu dewan majlis tinggi partai demokrat dimana sikap resmi Partai Demokrat akan diumum secara melalui rapat para petinggi partai Demokrat.

Partai Keadilan Sejahtera juga mengomentari statemen Tuan Guru Bajang tersebut dengan saling menghormati pilihan masing-masing tanpa harus saling mencela lantaran perbedaan pandangan dan sikap politik, PKS yakin pilihan TGB tersebut lahir dari pertimbangan yang luar biasa dengan mengedepankan kemaslahatan bangsa, ummat dan akal sehat ungkap Sohibul Iman selaku presiden PKS.

Andre selaku kader Gerindra mengaku kaget dengan sikap TGB yang tiba-tiba mendukung Jokowi 2 periode mengingat TGB dekat dengan para ulama yang berada pada oposisi pemerintahan yang semangat menggaungkan gerakan 2019 ganti presiden.

Dari pihak Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan selaku ketua umum menanggapi pandangan politik TGB tersebut dengan singkat. Zulkifli mengatakan itu merupakan pilihan TGB mari kita saling menghormati satu sama lain dan jangan saling menjelek-jelekkan.

Partai Bulan Bintang sebut TGB sangat pintar cari momentum ungkap Sukmo Harsono selaku ketua tim pemenangan presiden PBB. Sukmo mengingatkan ketika dahulu awal kehadiran TGB dikancah politik pada tahun 2004 dan berhasil menjadi DPR RI melalui PBB kemudian dilanjutkan kemenangan beliau maju Pilgub NTB ditahun 2008.

Sedangkan pada Pilgub periode kedua TGB maju melalui Partai Demokrat, dan sekarang TGB mendukung Jokowi 2 periode. Itulah kehebatan TGB ungkap Sukmo, selalu berada pada momentum yang tepat.

Sambutan baik dari PDIP terhadap sikap politik TGB diungkapkan oleh Hasto Kristiyanto selaku Sekjen Partai, dukungan Tuan Guru Bajang terhadap pemerintahan Jokowi 2 Periode merupakan suatu sikap yang rasional dan sikap politik yang benar ungkap Hasto.
tgb cawapres jokowi

Mendengar statement TGB yang mendukung dirinya melanjutkan pemerintahan 2 periode Presiden Jokowidodo menyambut baik akan hal itu, dia menganggap sikap TGB adalah suatu rasionalitas yang wajar. Melihat sikap dan respon Jokowi yang begitu cepat dan senang terhadap pernyataan TGB tersebut membuat para nettizen berspekulasi mengatakan bahwa ini sebuah pertanda bahwa pada Pilpres 2019 Jokowi akan berpasangan dengan TGB Zainul Majdi.

Tidak ada komentar