Pengertian Ekonomi Islam Menurut Para Ahli

Pengertian Ekonomi Islam


Membahas perspektif ekonomi dalam Islam atau ekonomi syariah, ada satu titik awal yang memang harus kita perhatikan yaitu: "ekonomi dalam Islam itu sesungguhnya bermuara kepada akidah Islam, yang bersumber dari syariat nya. Ini baru dari satu sisi. Sedangkan dari sisi lain ekonomi Islam bermuara pada Al-Qur'an al Karim dan As-Sunnah Nabawiyah yang berbahasa Arab.

ekonomi syariah
sumber: doorbraak.be

Oleh karena itu, berbagai terminologi dan substansi ekonomi yang sudah ada, haruslah dibentuk dan disesuaikan terlebih dahulu dalam kerangka Islami. Atau dengan kata lain, harus digunakan kata dan kalimat dalam bingkai lughawi, supaya kita dapat menyadari betapa pentingnya titik permasalahan ini.

Dengan demikian kita dapat dengan gamblang tegas dan jelas memberikan pengertian yang benar tentang istilah kebutuhan, keinginan, dan kelangkaan (al nudrat) dalam upaya memecahkan problematika ekonomi manusia.

Ilmu ekonomi syariah merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang dilhami oleh nilai-nilai Islam. Sejauh mengenai masalah pokok kekurangan, hampir tidak terdapat perbedaan apa pun antara ilmu ekonomi Islam dan ilmu ekonomi modern.

Adapun ada perbedaan itu terletak pada sifat dan volumenya (Mannan; 1993). Itulah sebabnya mengapa perbedaan pokok antara kedua sistem ilmu ekonomi dapat dikemukakan dengan hatikan penanganan masalah pilihan.

Dalam ilmu ekonomi modern masalah pilihan ini sangat tergantung pada macam-macam tingkah masing-masing individu. Mereka mungkin atau mungkin juga tidak memperhitungkan persyaratan-persyaratan masyarakat. Tetapi dalam ilmu ekonomi Islam, kita bukan berada pada posisi untuk mendistribusikan sumber-sumber dengan sembarangan.

Dalam persoalan ini ketentuan yang harus di sesuaikan dengan ketetapan Kitab Suci Al-Qur'an dan Sunnah atas tenaga individu. Dalam Islam, kesejahteraan sosial dapat dimaksimalkan jika sumber daya ekonomi juga di alokasikan sedemikian rupa, sehingga dengan pengaturan kembali keadaannya, tidak seorang pun menjadi lebih baik dengan menjadikan orang lain lebih buruk di dalam kerangka Al-Qur'an atau Sunnah. Artinya islam tidak mengenal zero sum games.

Ekonomi Islam Menurut Para Ahli Ekonomi Islam:


M.Akram Kan


Islamic economics aims the study of the human falah (well-being) achieved by organizing the resources of the earth on the basic of cooperation and participation.

Secara lepas dapat kita artikan bahwa ilmu ekonomi Islam bertujuan untuk melakukan kajian tentang kebahagiaan hidup manusia yang dicapai dengan mengorganisasikan sumber daya alam atas dasar bekerja sama dan partisipasi.

Definisi yang dikemukakan Akram Kan memberikan dimensi normatif (kebahagian hidup di dunia dan akhirat) serta dimensi positif (mengorganisir sumber daya alam)

Muhammad Abdul Manan


Islamic ecomics is a social science which studies the economics problems of a people imbued with the values of Islam.

Menurut Manan ilmu ekonomi Islam merupakan suatu ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari persoalan ekonomi masyarakat yang bersumber dari nilai-nilai islam.

M.Umer Chapra Islamic


Ecoomics was defined as that branch of knowledge which helps realize human well being through tribution of scarce resources that is in an allocation and dis confirmity with Islamic teaching twithout unduly curbing Individual freedon or creating continued macroeconomic and ecological imnbalances.

Berdasarkan pendapat Chapra, ekonomi islam adalah suatu pengetahuan yang dapat membantu upaya realisasi kebahagian seseorang melalui alokasi dan distribusi sumber daya yang terbatas yang berada dalam koridor yang mengacu pada pengajaran Islam tanpa memberikan kebebasan individu atau tanpa perilaku makro ekonomĂ­ yang berkesinambungan dan tanpa ketidakseimbangan lingkungan.

Muhammad Nejatullah Ash-Sidiqy 


Islamic econonmics is the muslim thinker's response to the economic challenges of their time. In this endeavour they were aided by the Qur'an and the Sunnah as well as by reason and experience. 

Menurut Ash-Shidigy ilmu ekonomi Islam adalah respon pemikir muslim terhadap tantangan ekonomi pada masa tertentu. Dalam usaha keras ini mereka dibantu oleh Al-Qur'an dan Sunnah, akal (ijtihad) dan pengalaman.

Kursyid Ahmad slamic


Islamic economic is a systematic effort to thy to understand the ecoomic's problem and man's behaviour in relation to that problem from an islamic perspective. Menurut Ahmad Ilmu ekonomi islam adalah sebuah usaha sistematis untuk memahami masalah-masalah ekonomi dan tingkah laku manusia secara relasional dalam perspektif islam.

Dari beberapa definisi di atas, dapat kita muncul kan suatu pertanyaan apakah ilmu ekonomi Islam itu bersipat bersifat positif atau normatif?.

Menurut Chapra, ekonomi islam jangan terjebak oleh dikotomi pendekatan positif dan normative, karena sesungguhnya pendekatan itu saling melengkapi dan bukan saling menafikan.

Sedangkan Manan berpendapat bahwa bahwa ilmu ekonomi Islam merupakan ilmu ekonomi positif dan normatif.

Jika ada kecenderungan beberapa ekonom yang sangat mementingkan positivisme dan sama sekali tidak mengajukan pendekatan normatif atau sebaliknya, tentu sangat disayangkan.

Sumber:
Edwin, Mustafa, Pengenalan Ekslusif: Enonomi Islam, 2006, Fajar Interpratama Grafika, 2006.

Tidak ada komentar